Innovation as a Culture

Innovation is only way to win.

Steve Jobs

Begitulah salah satu quote mengenai innovation. Barangkali di tengah “kejam”nya dunia digital sekarang ini, kutipan tersebut adalah satu pendorong yang nyata akan kondisi yang kita alami. Persaingan antar industri perusahaan semakin tidak terbatas, perusahaan telekomunikasi diprediksi akan bersaing dengan perusahaan perbankan, bahkan perusahaan-perusahaan baru bermunculan menjadi pesaing berat, semacam GoJek atau Grab yang memiliki alat pembayaran digitalnya sendiri. Maka berinovasi atau mati, salah satu cara untuk terus bertahan (sustain).

Begitu pun di perusahaan tempat kami bekerja. Cara berpikir untuk terus berinovasi dan menciptakan hal yang baru adalah suatu keharusan. Inovasi dapat dikategorikan menjadi 2 : sustaining innovation & disrupting innovation. Incremental improvement & optimization diharapkan terus dilakukan, keluar dari zona nyaman masing-masing, sampai menjadi suatu budaya (culture) yang tidak terpisahkan dari masing-masing personal karyawan dan sebagai organisasi.

Innovation Management Office sedang kami coba terapkan untuk dapat mengelola ide-ide dari setiap personal dan nantinya dapat terukur. Ekspektasinya seperti yang diutarakan sebelumnya, untuk menjadikan inovasi sebagai budaya yang sudah melekat, tanpa harus dikejar-kejar dan menjadi beban. Maka diharapkan ide-ide yang berkembang tersebut dikelola dengan fun, tranparan & berkolaborasi dengan semua anggota tim.

Salah satu platform yang kami coba adalah viima. Setelah mencoba mencari-cari beberapa platform yang memungkinkan untuk berkolaborasi, selain Slack & Trello, kami putuskan untuk mempilotkan Innovation Mangement Office dengan tool viima tersebut.

Dengan tool tersebut, semua anggota tim dapat mengutarakan ide dan dikomentari oleh anggota tim yang lain, sehingga dapat meningkatkan nilai kolaborasinya. Demikian pula dapat dilakukan assignment responsibility kepada anggota tim lain. Untuk langkah awal menggenjot inovasi, rasanya sementara cukup memadai, mari kita coba untuk kuartal pertama di tahun ini, semoga tujuan utama untuk menjadikan Innovation as a Culture dapat tercapai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s