Dhitya Satriya

Aku terlahir dengan berparas raksasa
Putra keempat dari seorang raja di Mandaraka
Ketiga kakak perempuanku berparas cantik layaknya putri
Seorang adik lelakiku juga dilahirkan berparas elok layaknya satria lainnya

Aku adalah anomali di antara saudaraku
Mereka bilang karena kakekku jugas seorang raksasa
Pun beliau adalah seorang resi berbudi luhur
Resi Bagaspati

Bagaimana tidak,
Kakekku merelakan hidupnya di tangan menantunya, ayahku
Demi kebahagiaan anaknya, ibuku
Dan inilah aku mewarisi fisik raksasanya

Bahkan ayahku pun malu memiliki aku sebagai anaknya
Masa kecilku ada di belantara
Hingga aku merasakan kehangatan keluarga saat di Gajahoya
Dan diangkat saudara oleh Kurawa

Mereka melihatku sebagai raksasa tak tahu tata krama
Selalu membelalak dan tertawa terbahak-bahak
Tapi apa yang kau harapkan
dari seorang yang masa kecilnya jauh dari didikan sebagai satria

Aku saksikan lika-liku hidup saudara-saudaraku
Kangmbok Erawati hidup bahagia dengan kakang Baladewa
Kangmbok Surtikanti menghabiskan hidupnya dengan Adipati Awangga, Narpati Basukarna
Kangmbok Banowati hidup berkelimpahan sebagai permaisuri Astina

Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri
Bagaimana kangmbok Banowati lebih bahagia dengan selingkuhannya
Satria Pandawa
Arjuna

Ah, Arjuna
Aduh, nimas Rara Ireng
Mengapa engkau pun menikah dengan keparat Arjuna juga
Tidakkah engkau peduli padaku

Aku jatuh cinta pada pandangan pertama
Kala pernikahan kangmbok Erawati dengan kakang Baladewa, kakakmu
Senyummu
Paras elokmu

Aduh, nimas Wara Sembadra
Siang malam aku memikirkanmu
Meski aku tahu kamu malu akan penampilanku
Aku tahu kamu malu berpasangan dengan raksasa

Tapi, mengapa dengan Arjuna
Aku tahu, kamu pun tahu
Keparat itu selalu memamerkan ketampanannya
Dan beristri dimana saja singgah

Cintaku hanya untukmu, nimas
Hingga aku harus minta bantuan Bethari Durga
Untuk dapat menemuimu diam-diam
Tapi apa yang terjadi

Pusaka itu justru membunuhmu nimas
Maafkan aku, nimas
Aku tak bermaksud mencelakaimu
Mungkin kau dapat sampaikan terima kasihku pada Antareja yang membangkitkanmu lagi

Aku rela kau tipu setelah itu
Aku rela bertemu denganmu, walaupun itu hanyalah samaran Antareja
Aku rela berbaring di pangkuanmu, walaupun itu hanya bayanganmu
Aku rela kemudian dihajar Antareja

Cintaku hanya untukmu, nimas
Sampai akhir hayatku, tak lah aku menikah jika bukan dirimu
Tapi kau memilih Arjuna
Cintaku hanya untukmu, nimas

Kubaktikan seluruh hidupku pada negara
Ayahku mendukung Kurawa dalam Bharatayuda
Kudarmakan baktiku pada Mandaraka
yang mendukung Astinapura

Adikku tersayang gugur di hari pertama Bharatayuda
Dhimas Rukmarata gugur sebagai satria di tangan Resi Seta
Aku tahu hidupnya seharusnya masih panjang
Semoga ia bahagia di alam sana

Di tengah perang, musuhku adalah Setyaki
Musuh bebuyutan yang sudah turun temurun
Ia yang dulu mempermalukanku
Ketika aku melamar Sembadra, ia gelandang aku di tengah alun-alun Mandura

Sejatinya kesaktiannya masih di bawahku
Tapi setiap ada kesempatan aku menang
Sri Kresna selalu menyelamatkan kusir kesayangannya itu
Demikian seterusnya sampai di tengah perang pun

Maka ia tak boleh berbangga jika sudah membunuhku
Aku sudah di atas angin dan sudah menindihnya di tengah pertempuran
Tapi lesatan Pasopati mengejutkanku
Tak kusadari lenganku sudah terputus

Ah, lagi-lagi Arjuna keparat yang memanah lenganku
Memang, aku tak menyangkali semua yang dikatakannya
Sebagai manusia, aku pun punya banyak kesalahan
Ya, aku masih seorang manusia

Kuheningkan ciptaku
Kuserahkan semua dosa-dosaku pada Hyang Widhi
Bayangan kakek resi Bagaspati menjemputku
Aku…siap mati

Senjataku masih melekat di lenganku yang putus
Berdesing terayun
Menetak leherku hingga terbelah
Matilah aku dalam damai

Aku,
Seorang satria dalam tubuh raksasa
Aku tetap berpegang pada dharma walau duka dan derita
Akulah Burisrawa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s