Saya dan Linkin Park

Entah sejak kapan tepatnya, saya mulai menyukai band ini. Namun yang jelas, kala itu kami masih SMP dan baru mulai senang-senangnya bermain komputer, sampai beragam jenis software dan games dicoba-coba untuk diinstal dan membeli bermacam jenis majalah komputer (yang ada bonus CD-nya tentu saja πŸ™‚ ).

Kami sering berkumpul di rumah salah satu teman kami, kadang bergantian, entah untuk belajar kelompok, mengerjakan PR, bermain games/PS/komputer, bahkan kadang bermain volli. Dari situlah kami mulai mendengarkan musik dari band Linkin Park ini. Awalnya tampak seperti musik rock biasa yang mengedepankan teriakan vokalisnya, tapi band ini berbeda dan tampak begitu lengkap dengan memasukkan rap dan hip-hop.

Sehingga kemudian ketika band ini mengeluarkan album keduanya (Meteora), sontak kami memburu semua lagu di album ini (agak lupa juga waktu itu kami memburu CD, kaset atau mp3-nya πŸ™‚ ). Waktu itu memang masih trend adanya walkman (pemutar tape cassete portable), bahkan sering kami bertukar kaset dan pernah saya dihadiahi teman sebuah kaset Fort Minor (band side project dari Mike Shinoda).

Singkat cerita, saya pun menyukai band Linkin Park. Bukan hanya mengenai musikalitas yang lengkap, namun juga liriknya yang kritis dan bercerita (memang kebanyakan lagu rock/metal/underground yang berjenis keras dilatari oleh kekecewaan atau kemarahan sehingga lebih ekspresif). Stau point lagi yang saya kagumi dari band ini adalah meskipun berjenis musik keras, namun masih memperdengarkan notasi yang jelas dan dapat dinikmati. Band ini juga mengajarkan mengenai adanya sebuah kerjasama tim yang melibatkan berbagai latar belakang musik para musisinya.

Hal – hal tersebutlah yang mendasari saya menyukai lagu-lagunya sampai sekarang, bahkan di album-album yang sekarang mereka mempunyai konsep dalam menyampaikan pesan dalam satu album (terlihat di album A Thousand Suns yang memiliki alur cerita di setiap lagunya)

Berikut diskografi album Linkin Park (yang semuanya ada di iPod saya πŸ™‚ )
– Hybrid Theory (2000) *remade with Reanimation (2002)
– Meteora (2003)
– Minutes to Midnight (2007)
– A Thousand Suns (2010)
– Living Things (2012)

*sumber :
wikipedia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s