Bale Sigala-gala (WO Bharata 12 Jan ’13)

12 Januari 2013
Hanya berdua dengan Zul, kami nonton wayang orang di Wayang Orang BHARATA di Jalan Kalilio 15, Senen, Jakpus.

welcome
Lakon kali ini adalah Bale Sigala-Gala.

bale sigala2

Tablo dibuka dengan tarian yang atraktif dari beberapa orang penari lelaki. Dilanjutkan dengan adegan 1 dengan latar di negara Astina di pisowanan agung, sang Prabu Dhestarastra beserta istrinya, Gendari, memberi sabda kepada anak-anaknya. Hadir di pisowanan agung tersebut 100 anak sang Prabu, tak lain para Kurawa, juga patih Sengkuni alias Harya Suman, adik dari Permaisuri Gendari.

astina
Sang Prabu merasa bahwa sudah waktunya untuk mengembalikan tahta yang seharusnya milik para Pandawa, karena para Pandawa dirasa sudah cukup dewasa. Maka dirancanglah suatu acara untuk penyerahan tahta tersebut. Sengkuni segera mengajukan diri dengan rencananya untuk mendirikan pesanggrahan khusus untuk acara tersebut (tentu saja dengan rencana liciknya). Dipanggillah arsitek terbaik Astina saat itu untuk membuat pesanggrahan tersebut (Purucona, nama arsitek tersebut). Namun Sengkuni berpesan padanya (tanpa sepengetahuan sang Prabu Dhestarastra tentunya), untuk membuat bangunan yang gampang untuk dibakar.

Babak selanjutnya para Punokawan yang tentunya menghibur para penonton dengan candaan dan gendhing-gendhing ceria.

punakawan

Perjalanan para Pandawa menjadi kelanjutannya. Tentunya pakem Punakawan dilanjutkan dengan datangnya sang pangengah Pandawa, Arjuna, dan perang cakil ditampilkan kemudian.

cakil

Singkat cerita, para Pandawa dan ibu Kunthi sampailah di Bale Sigala-gala, pesanggrahan yang telah di-desain sedemikian rupa untuk pertemuan tersebut. Dikisahkan Pinten & Tangsen (nama kecil untuk Nakula & Sadewa) masih kanak-kanak saat itu. Prabu Dhestarasta (yang adalah tunanetra) memanggil dan meraba satu per satu para Pandawa.
Bagian paling mengharukan adalah ketika sang Prabu meraba paras Arjuna dan sontak berteriak “Pandhu….adikku…!!”, karena paras sang Permadi mirip dengan ayahnya. Dirasa para Pandawa sudah cukup dewasa, maka Prabu Dhestarastra tanpa ragu-ragu akan menyerahkan tahta saat itu juga. Namun karena akal licik Sengkuni, acara tersebut ditunda keesokan harinya.
Malamnya ketika semua beristirahat, Bale Sigala-gala telah menyala merah karena dibakar. Keluarga Kurawa yang telah merencakanan hal tersebut telah menyelamatkan diri mereka. Di tengah kebingungan para Pandawa karena api dimana-mana, muncullah garangan (musang) putih yang seakan ingin menunjukkan jalan keluar. Para Pandawa pun mengikutinya menuju terowongan di bawah tanah.

Scene selanjutnya di Kahyangan Saptapretala, tempat tinggal Bathara Antaboga penguasa tanah. Dikisahkan putrinya, Nagagini, memimpikan pria idamannya dan merengek untuk dijodohkan dengannya yang tak lain adalah sang Bratasena. Sampailah garangan putih di hadapan sang Bathara dan kembali ke wujud asalny menjadi satria putra dari Sang Hyang Antaboga. Para Pandawa sangat mengucapkan terima kasih, dan sebagai tanda terima kasih disetujuilah perjodohan Bratasena dengan Nagagini saat itu juga.
Hal yang lain dari yang lain adalah cara bermesraan Bratasena & Nagagini. Nagagini digendong, diangkat, dilempar kesana kemari, namun justru merasa keenakan dan merasakan kasih sayang yang sungguh dari suaminya. Hal demikian tidaklah aneh sebenarnya mengingat sang putri adalah keturunan dewa.
Dengan berat hati para Pandawa memohon pamit kepada Sang Hyang Antaboga mengingat tugas yang diemban masih banyak. Sebelum berpamitan, Bratasena menitipkan pesan agar jika nanti anak dari Nagagini lahir, jika putra agar dinamakan Antasena (banyak versi yang menceritakan bahwa anak Nagagini dinamakan Antareja nantinya).

Singkat cerita kembalilah para Pandawa ke dunia luar, dan dimulailah petualangan mereka di pengasingan….

Kita nantikan kisah serial Bharatayuda selanjutnya di W.O. Bharata …..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s